Kategori
Berita Bola

Pemain Buangan Real Madrid Mampu Bersinar di Klub Lain

Pemain Buangan Real Madrid Mampu Bersinar di Klub Lain

Pemain Buangan Real Madrid Mampu Bersinar di Klub Lain, – Memperkuat tim sebesar Real Madrid bukanlah pekerjaan mudah. Seorang pesepak bola dituntut untuk selalu konsisten memberikan penampilan terbaiknya.

Nama-nama seperti Karim Benzema, Cristiano Ronaldo, dan Sergio Ramos menjadi beberapa pemain yang terlihat seperti dilahirkan untuk bermain bersama Real Madrid dan menikmati puncak kariernya di Santiago Bernabeu.

Dikutip http://ratutogel.com, Uniknya, setelah meninggalkan Los Blancos, para pemain tersebut justru menikmati kesuksesan yang luar biasa. Siapa saja pemain tersebut? Berikut ulasannya.

Arjen Robben

Cepat dan memiliki insting gol yang baik merupakan hal yang identik dengan Arjen Robben. Pemain asal Belanda ini bisa dibilang sebagai salah satu penyerang sayap terbaik dalam dua dekade terakhir. Namun, tidak demikian saat ia membela Real Madrid.

Nama Robben mulai dikenal ketika memilih pindah ke Chelsea pada 2004 setelah membela PSV Eindhoven. Mampu tampil cemerlang bersama The Blues, ia kemudian direkrut oleh Real Madrid pada 2007 dengan harga 35 juta euro.

Sama seperti Sneijder, Robben juga hanya bertahan selama dua musim, sebelum memilih pindah ke Bayern Munchen dengan biaya 25 juta euro.

Di Bayern, ia menjadi rekan duet yang menjanjikan di sisi sayap bersama Franck Ribery. Bahkan tidak sedikit yang menyebut mereka berdua sebagai duo sayap terbaik di dunia.

Juan Mata

Juan Mata memulai kariernya di Real Oviedo sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Real Madrid pada tahun 2003. Saat itu, ia menghabiskan satu musim di Divisi Segunda bersama Real Madrid Castilla.

Tetapi, Mata memilih untuk meninggalkan klub pada tahun 2007 dengan bergabung bersama Valencia. Bersama klub yang bermarkas di Stadion Mestalla itu, ia menjelma menjadi pemain hebat dan diincar banyak tim.

Alhasil, pemain asal Spanyol itu diboyong oleh Chelsea dengan harga 27 juta euro pada 2011. Kariernya bersama Chelsea semakin menanjak, di mana ia berhasil memenangi Liga Eropa dan Liga Champions.

Pemain berusia 32 tahun ini kemudian bergabung dengan Manchester United pada 2014 dengan biaya 45 juta euro. Meski kini tak lagi menjadi pemain inti di United, Mata merupakan salah satu gelandang yang kreatif dan mampu bermain di berbagai posisi.

Samuel Eto’o

Samuel Eto’o merupakan salah satu penyerang terbaik di eranya dan bisa dibilang sebagai pemain terbaik asal Afrika. Namun, semua kehebatannya itu tampak tidak berlaku di Real Madrid.

Ia bergabung dengan klub Spanyol itu pada 1996 saat usianya masih 16 tahun. Eto’o hanya membuattujuh pertandingan bersama Real Madrid dan tak membukukan satu gol pun.

Ia kemudian dijual ke Mallorca pada Januari tahun 2000 dan membuat performa yang apik sehingga Barcelona meminangnya pada tahun 2004.

Ia dengan cepat menjadi pencetak gol yang konsisten baik bersama Barca maupun Inter Milan. Eto’o juga berhasil memenangi dua kali treble winner dengan dua klub tersebut.

Ia lalu bermain untuk beberap klub terkenal seperti Anzhi Makhachkala, Chelsea, Everton dan Sampdoria sebelum pensiun pada 2019 setelah membela Qatar SC.

Fabinho

Fabinho merupakan produk akademi klub Brasil, Fluminense. Ia bergabung bersama Real Madrid pada tahun 2012 dengan status pinjaman dari Rio Ave dan bermain untuk tim Castilla.

Fabinho hanya membuat satu kali penampilan bersama tim senior Real Madrid di LaLiga saat melawan Malaga. Hal itu belum cukup membuat ia dikontrak sebagai pemain permanen.

Pemain berusia 26 tahun itu kemudian melanjutkan kariernya bersama AS Monaco dengan status pinjaman, sebelum akhirnya dipermanenkan. Ia secara total telah mencatatkan 250 pertandingan bersama klub Prancis tersebut.

Performanya bersama Monaco membuat raksasa Inggris, Liverpool merekrutnya pada tahun 2018 dengan biaya 45 juta euro. Selama dua musim membela Liverpool, Fabinho telah memenangi semua trofi bergengsi, termasuk Liga Champions dan Premier League.

Wesley Sneijder

Wesley Sneijder adalah salah satu gelandang serang terbaik di eranya. Namun, kariernya meredup ketika membela Real Madrid. Pemain yang besar bersama Ajax ini ditebus oleh Los Blancos dengan harga 27 juta euro pada 2007.

Bersama Real Madrid, ia hanya bertahan selama dua musim dan memilih pindah ke Inter Milan. Sneijder dengan cepat mampu menemukan permainan terbaiknya di Italia.

Bahkan, ia menjadi pemain kunci dalam keberhasilan Inter meraih treble winner di bawah asuhan Jose Mourinho.

***

Meski sempat gagal berkembang bersama Real Madrid, bukan berarti karier para pemain tersebut akan terjun bebas. Mereka mampu bangkit dengan baik dan menjadi pemain hebat di klub lain. Perjuangan yang patut dicontoh!