Kategori
Berita Bola

Pencetak Gol Tercepat dalam Sejarah Premier League

Pencetak Gol Tercepat dalam Sejarah Premier League

Pencetak Gol Tercepat dalam Sejarah Premier League, – Lapangan hijau tak pernah kehabisan cerita. Penonton disuguhi berbagai atraksi dari para pengolah si kulit bundar. Begitu pula yang tersaji di pentas Premier League.

Gol-gol indah, umpan brilian, hingga tekel-tekel jitu, serta terkadang aksi kontroversial menjadi bumbu tersendiri di lapangan hijau. Terdapat beberapa pemain lainnya yang juga berhasil mencetak gol di Premier League saat pertandingan baru berjalan beberapa detik.

Daripada kalian penasaran, berikut kami sajikan pencetak gol tercepat dalam sejarah Premier League.

1. Shane Long – 07,69 detik

Dilansir http://downloadjoker123.org, Shane Long sukses menorehkan gol hanya dalam waktu 07,69 detik saat Southampton bertandang ke markas Watford pada 24 April 2019. Laga itu menjadi laga pekan ke-35 Premier League musim 2018/19.

Namun, gol mengejutkan pemain berposisi striker tersebut tak mampu membawa Southampton memetik kemenangan usai laga berakhir imbang dengan skor 1-1. Saat ini, Long masih aktif membela The Saints dengan durasi kontrak hingga Juni 2022.

2. Ledley King – 09,82 detik

Gol tercepat ke-dua diciptakan oleh bek Tottenham Hotspur, Ledley King. Ia berhasil mencetak gol saat laga baru berjalan 09,82 detik.

Gol itu tercipta saat Tottenham Hotspur datang ke markas Bradford di laga pekan ke-16 Premier League musim 2000/01, tepatnya pada 9 Desember 2000.

Sayangnya, satu gol fantastis King di laga tersebut tak mampu mengantarkan Spurs meraih kemenangan usai ditahan imbang dengan skor 3-3. Ledley King pensiun dari dunia sepak bola pada Juli 2012.

3. Alan Shearer – 10,52 detik

Striker legendaris Inggris dan Newcastle United, yakni Alan Shearer, tercatat juga pernah mencetak gol dalam waktu yang sangat singkat.

Ia berhasil membobol gawang lawan ketika pertandingan baru berjalan 10,52 detik. Saat itu, tepatnya 18 Januari 2003, Newcastle menjamu Manchester City di laga pekan ke-24 Premier League musim 2002/03.

Satu gol memukau Shearer berhasil membawa timnya menang dengan skor akhir 2-0. Sang legenda, memutuskan pensiun sebagai seorang pesepak bola pada Juli 2006.

4. Christian Eriksen – 10,54 detik

Pencetak gol tercepat Premier League ke-empat dipegang oleh pemain yang saat ini membela Inter Milan, yakni Christian Eriksen. Saat itu Eriksen masih berseragam Tottenham Hotspur. Ia mampu mencetak gol hanya dalam waktu 10,54 detik.

Kala itu, tepatnya pada 1 Februari 2018, Spurs berduel dengan Manchester United di laga pekan ke-25 Premier League musim 2017/18. Berkat satu gol cepat Eriksen, Spurs juga berhasil mengalahkan United dengan skor akhir 2-0.

5. Mark Viduka – 11,90 detik

Selanjutnya terdapat nama Mark Viduka, striker berdarah Australia. Saat itu Viduka yang tengah membela Leeds, berhasil mengejutkan publik melalui golnya yang tercipta dalam waktu 11,90 detik.

Gol itu terjadi pada 17 Maret 2001, saat timnya bertandang ke markas Charlton di laga pekan ke-29 Premier League musim 2000/01.

Satu gol Viduka di laga tersebut berandil besar mengantarkan Leeds memenangkan pertandingan dengan skor akhir 1-2. Mark Viduka sendiri gantung sepatu pada Juli 2009.

6. Dwight Yorke – 12,16 detik

Pencetak gol tercepat ke-enam ditempati oleh Dwight Yorke, striker milik Aston Villa saat itu. Yorke juga sukses mencetak gol hanya dalam waktu 12,16 detik.

Gol cepat Yorke tersebut tercipta pada 30 September 1995, saat Aston Villa bertanding di kandang Coventry dalam laga pekan ke-6 Premier League musim 1995/96.

Satu gol Yorke turut membantu timnya mencuri kemenangan dengan skor akhir 0-3. Pemain berdarah Trinidad-Tobago tersebut pensiun pada Juli 2009.

7. Chris Sutton – 12,94 detik

Chris Sutton menjadi pencetak gol tercepat Premier League ke-7. Ia merupakan pemain berdarah Inggris yang saat itu menjadi striker andalan Blackburn Rovers. Chris juga mampu mencetak gol saat laga baru berumur 12,94 detik.

Kala itu, tepatnya 1 April 1995, timnya bertandang ke markas Everton dalam laga pekan ke-31 Premier League musim 1994/95. Berkat sumbangan satu gol dari Chris, Blackburn Rovers juga berhasil menuai kemenangan dengan skor akhir 1-2. Chris Sutton akhirnya pensiun pada Juli 2007.

8. Kevin Nolan – 13,48 detik

Pencetak gol tercepat selanjutnya dicetak oleh Kevin Nolan, pemain berposisi gelandang serang yang saat itu membela Bolton. Nolan berhasil mengoyak jala lawan ketika pertandingan baru menginjak waktu 13,48 detik.

Waktu itu, Bolton bermain ke markas Blackburn Rovers pada 10 Januari 2004 dalam laga pekan ke-20 Premier League musim 2003/04. Di laga tersebut, Nolan juga mencetak dua gol yang berhasil membuat Bolton menang secara dramatis dengan skor akhir 3-4. Kevin Nolan juga memutuskan pensiun dari lapangan hijau pada Agustus 2018.

9. James Beattie – 13,52 detik

James Beattie menjadi pencetak gol tercepat ke-9 dalam sejarah Premier League. Striker yang saat itu membela Southampton tersebut, bahkan sukses mencetak gol cepat dalam waktu 13,52 detik.

Gol tersebut tercipta saat timnya berkunjung ke markas Chelsea di pekan ke-4 Premier League musim 2004/2005, pada 28 Agustus 2004.

Meski sempat membuat publik tuan tuan rumah tercengang dengan gol cepatnya, tetapi James Beattie juga mencetak satu gol bunuh diri di laga tersebut. Akibatnya, Southampton harus pulang dengan tangan hampa usai takluk dengan skor 2-1. Beattie sendiri pensiun pada Juli 2013.

10. Asmir Begovic – 13,64 detik

Melengkapi sepuluh besar sebagai pencetak gol tercepat Premier League, ditempati oleh Asmir Begovic.

Lain halnya dengan pemain sebelumnya, Begovic adalah seorang penjaga gawang. Saat itu, ia masih aktif membela Stoke City. Begovic berhasil membuat seisi stadion bergemuruh setelah berhasil mencetak gol saat laga baru berjalan 13,64 detik.

Hebatnya, gol itu ciptakan Begovic melalui tendangannya dari area penaltinya sendiri. Momen langka tersebut juga terjadi dalam laga Stoke City melawan Southampton pada pekan ke-10 Premier League musim 2013/14, pada 2 November 2013.

Sayangnya, laga tersebut harus berakhir imbang dengan skor akhir 1-1. Saat ini, Asmir Begovic berkarier bersama Bournemouth.

***

Sepuluh pemain atas, selain karena memiliki bakat hebat dunia sepak bola sepertinya juga keberuntungan saat menciptakan gol cepat tersebut. Kira-kira adakah pemain lain yang mampu melampaui catatan waktu tercepat mereka?

Kategori
Berita Bola

Apakah Edinson Cavani Mampu Patahkan Kutukan Nomor 7?

Apakah Edinson Cavani Mampu Patahkan Kutukan Nomor 7?

Apakah Edinson Cavani Mampu Patahkan Kutukan Nomor 7?, – Sebagai penyerang baru, Edinson Cavani akan mengenakan nomor punggung keramat di Manchester United yakni nomor punggung 7.

Dilansir laman https://bobsledsong.com, Sejak Ditanggalkan Cristiano Ronaldo nomor keramat tersebut seakan selalu memberikan kutukan. Sampai setelahnya, tak ada lagi pemain yang bisa tampil moncer bersama skuat Setan Merah mengenakan nomor punggung tujuh.

1. pemain dengan nomor punggung 7 di Manchester United selalu dianggap spesial

Usai Best, Eric Cantona sukses menjadi suksesor pemain yang mengenakan nomor punggung tujuh. Bahkan, dia merupakan pemain kunci kebangkitan Setan Merah pada era 90-an dan menjadi raksasa Liga Inggris bersama pemain muda, macam David Beckham, Ryan Giggs, Nicky Butt, Paul Scholes, hingga Gary Neville.

Pun demikian dengan penerusnya, yakni David Beckham. Dia berhasil menjadi pemain yang mempersembahkan treble winner bagi Manchester United besutan Sir Alex Ferguson pada 1999.

Setelah itu, kehebatan “Si Nomor Tujuh” kembali diulangi oleh pemain asal Portugal, Ciristiano Ronaldo. Dia bahkan bisa membuat nomor itu selalu identik dengannya.

Kemanapun perginya, CR7 selalu mengenakan nomor keramat tersebut, mulai dari Real Madrid sampai Juventus.

2. Nomor punggung 7 di MU berbalik jadi kutukan

Hanya saja, kini nomor tersebut sulit menemukan tuan yang tepat. Beberapa pemain kenamaan yang diprediksi bisa tampil sukses mulai dari Michael Owen, Antonio Valencia, Angel di Maria, Memphis Depay, sampai paling anyar Alexis Sanchez, pemain yang akhirnya harus dipinjamkan ke Inter Milan musim lalu, karena minim kontribusi.

Bukti tersebut semakin menasbihkan nomor punggung tujuh bak kutukan yang belum bisa berakhir.

Hal itu pula yang dikhawatirkan bisa menimpa Edinson Cavani. Namun, kutukan itu juga bisa jadi berlaku sebaliknya. Terlebih, kemampuan Cavani bisa dibilang sudah tak diragukan lagi sebagai ujung tombak, karena terbukti mampu mencetak lebih dari 200 gol selama berkarier di Eropa.

Pengalamannya mengenakan jersey dengan nomor yang sama pun terbilang cukup sukses. Saat masih membela Palermo dan Napoli di Serie A, dia mampu mencetak 141 gol di pelbagai kompetisi.

3. Eks PSG ini punya produktivitas mentereng salam berkarier di Eropa

Hanya saja, kini nomor tersebut sulit menemukan tuan yang tepat. Beberapa pemain kenamaan yang diprediksi bisa tampil sukses mulai dari Michael Owen, Antonio Valencia, Angel di Maria, Memphis Depay, sampai paling anyar Alexis Sanchez, pemain yang akhirnya harus dipinjamkan ke Inter Milan musim lalu, karena minim kontribusi.

Bukti tersebut semakin menahbiskan nomor punggung tujuh bak kutukan yang belum bisa berakhir.

Hal itu pula yang dikhawatirkan bisa menimpa Edinson Cavani. Namun, kutukan itu juga bisa jadi berlaku sebaliknya. Terlebih, kemampuan pemain berusia 33 tahun itu bisa dibilang sudah tak diragukan lagi sebagai ujung tombak, karena terbukti mampu mencetak lebih dari 200 gol selama berkarier di Eropa.

Pengalamannya mengenakan jersey dengan nomor yang sama pun terbilang cukup sukses. Saat masih membela Palermo dan Napoli di Serie A, dia mampu mencetak 141 gol di pelbagai kompetisi.

4. Edinson Cavani siap mengemban tanggung jawab mengenakan nomor 7

Edinson Cavani pun tak mau menanggapi berlebihan terkait kutukan nomor tujuh di Manchester United. Menurut dia, yang terpenting adalah pembuktian kepada tim untuk selalu memberikan kontribusi terbaik sebagai seorang penyerang.

“Saya bangga bisa menggunakan nomor tujuh di Manchester United. Dan siap memikul tanggung jawab tersebut, tampil maksimal dan menikmati laga. Saya berharap bisa mencatatkan sejarah bersama Man United,” kata Cavani.

“Saya menerima kontrak dua musim di sini. Oleh karena itu saya harus memberikan segalanya untuk bisa membuat tim ini selalu menjadi pemenang,” tukas Edinson Cavani.