Kategori
Berita Bola

Kiper Tertua yang Masih Aktif Bermain di Liga Champions!

Kiper Tertua yang Masih Aktif Bermain di Liga Champions!

Kiper Tertua yang Masih Aktif Bermain di Liga Champions! – Sejarah banyak mencatat pemain-pemain yang sudah berumur ternyata masih bisa sukses di lapangan hijau.

Dari pemain-pemain tersebut, cukup banyak yang berposisi sebagai kiper. Dilansir dari laman https://slotpragmatic.asia, Hal tersebut tak lepas dari tugas kiper yang tak terlalu menguras fisik.

Pada gelaran musim ini, ada beberapa kiper yang masih masuk skuat peserta Liga Champions meskipun sudah cukup senior. Siapa saja kiper tertua yang masih aktif bermain di Liga Champions musim ini? Berikut ulasannya.

1. Gianluigi Buffon (Juventus)

Pemain tertua yang masih aktif bermain di Liga Champions adalah Gianluigi Buffon. Kiper asal Italia ini tentu saja sudah tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Di usianya yang memasuki 42 tahun, Buffon masih menjadi bagian Juventus. Si Nyonya Tua menjadi klub terlama yang di belanya meskipun pernah membela Paris Saint-Germain khususnya di UCL.

Pada musim ini kiper kelahiran 28 Januari 1978 tersebut telah masih menunggu kesempatan tampil di Liga Champions. Secara keseluruhan, Buffon telah tampil dalam 123 pertandingan Liga Champions dengan torehan kebobolan sebanyak 118 gol dan mencatatkan 52 clean sheet. Untuk masalah trofi, Buffon masih belum mampu meraihnya hingga kini.

2. Willy Caballero (Chelsea)

Pemain berikutnya ada kiper yang membela Chelsea, yakni Willy Caballero. Kiper asal Argentina tersebut saat ini telah menginjak usia 39 tahun. Ia juga sempat membela beberapa klub lain di Liga Champions, salah satunya yakni Manchester City. Tepatnya pada musim 2014/2015 hingga 2016/2017.

Selain Chelsea dan City, klub lainnya yang pernah dibela Caballero ada Boca Junior hingga Malaga. Namun musim ini, pemain yang lahir pada 28 September 1981 tersebut belum mendapat kesempatan tampil dari 3 pertandingan Liga Champions. Ia menyisakan kontrak hingga akhir musim ini bersama Chelsea.

3. Pepe Reina (Lazio)

Pepe Reina merupakan penjaga gawang yang telah kenyang pengalaman bersama berbagai klub. Sejumlah klub Eropa pernah ia bela seperti Barcelona, Liverpool, Napoli, AC Milan hingga Bayern Munchen. Sejak awal musim 2020/2021, pemain berusia 38 tahun tersebut menjadi bagian Lazio.

Pada Liga Champions musim ini, pemain yang lahir pada 31 Agustus 1982 tersebut mendapat kesempatan 2 kali tampil. Sebagai kiper senior, pengalaman Reina tentu sangat berguna bagi Lazio yang kembali tampil di UCL setelah sekian lama absen. Reina sendiri masih terikat kontrak hingga Juni 2022.

4. Maartin Stekelenburg (Ajax Amsterdam)

Maarten Stekelenburg merupakan kiper senior yang sarat pengalaman. Pemain Belanda ini kembali membela tim pertamanya yakni Ajax Amsterdam sejak awal musim ini. Kiper berusia 38 tahun itu hanya menjadi kiper cadangan di skuat De Amsterdammers. Hal tersebut tak lepas dari kualitasnya yang mulai menurun serta Ajax memiliki kiper mumpuni, Andre Onana.

Meskipun demikian, kiper kelahiran 22 September 1982 ini masih berpeluang tampil membela Ajax khususnya di Liga Champions. Stekelenburg memang bukan kiper sembarangan, ia tercatat telah membela klub-klub elite selama kariernya. Di antaranya ada AS Roma, Fulham, Southampton hingga Everton.

5. Yohann Pele (Olympique Marseille)

Yohann Pele menjadi kiper berikutnya yang masih aktif membela klub Liga Champions meskipun sudah tak muda lagi. Kiper berkebangsaan Prancis tersebut membela Olympique Marseille sejak musim 2015/2016. Sebelum membela klub berjuluk Les Phoceens tersebut, kiper 38 tahun ini sempat membela beberapa klub, khususnya dari Prancis.

Di antaranya ada Le Mans, Toulouse serta FC Sochaux. Sama seperti Stekelenburg, Pele juga harus rela menjadi kiper cadangan. Pemain kelahiran 4 November 1982 ini belum mendapat kesempatan tampil musim ini baik di kompetisi domestik maupun di Liga Champions.

***

Meskipun sudah tak muda lagi, kiper-kiper tersebut tentu saja memiliki pengalaman yang berguna bagi tim. Akankah nama-nama dalam daftar ini akan mengantarkan timnya meraih trofi Liga Champions musim ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *